Stop Jadi Kreator Berjiwa Budak!

Aku dan Andy Wijaya, Boss Bumilangit Entertainment Corpora

Untuk pertama kalinya, kedua kakiku menapak di Perpustakaan Nasional. Sekelebat rasa melingkupi hati ini, saat pandanganku mendongak, menyapu bersih bangunan raksasa setinggi 27 lantai itu yang menghiasi langit pagi ini. Persis di hadapannya, berdiri museum Bahasa dan keaksaraan yang sengaja dinaungi oleh rumah jadul ala zaman kolonial yang otentik. Siap menyambut dengan berbagai koleksi dan informasi bersejarah, mendampingi tulisan “Perpustakaan Nasional Republik Indonesia” yang terpampang jelas dengan huruf kapital sempurna, memimpin 4 jenis Bahasa dunia yang berlomba menerjemahkannya. Read More

Ini Salahku, Lalu Apa Maumu?

Lubuk Linggau adalah kota kedua setelah Palembang yang menjadi tujuanku kali ini di Provinsi Sumatera Selatan. Ibu Lena, sang Direktur Sekolah Alam Insan Mulia (Salim) Lubuk Linggau, menghubungiku sebulan yang lalu, saat aku masih bertandang di Istanbul. Beliau mengundangku untuk berbagi pengalaman tentang perjalananku melintasi 3 benua bersama sahabat-sahabat muda di sana, sekaligus belajar bareng tentang literasi. Tanpa fikir panjang, aku langsung menyesuaikan jadwal, dan mengatakan siap buat petualangan ini. Read More

Romansa Nusantara

Aku dan Delegasi Muda Indonesia dalam konferensi kepemudaan CEI 2018 di Austria

Jutaan bendera merah-putih berkibar lebih anggun pagi ini. Gegap gempita hari kemerdekaan berseruan menyongsong sinar mentari yang tak mau kalah semangat dari gumpalan awan yang berarak serasi, bak langkah gagah para pasukan PETA yang dahulu menebas rasa takut demi tegaknya Republik ini. 74 tahun Negeri ini berdiri, mengenggam sejarah panjang yang terangkai dalam indahnya senyum, sakitnya penindasan, serta pedihnya pengkhianatan. Tepat pada hari ini, kita merayakan kembali kedaulatan sang Ibu Pertiwi. Read More

Sendiri Itu Menyakitkan

Aku di dalam Trem di Istanbul, Turki

Tadi pagi aku iseng membaca lagi tulisan-tulisan lamaku di Fan Page Penulis Narsis Dot Com. Bagi yang belum tahu, jauh sebelum ‘rumah onlineku’ azzamhabibullah.net muncul di dunia maya, beragam platfrom media sosial kugunakan untuk mempublikasi tulisan-tulisanku. Berawal dari catatan Facebook di tahun 2013, aku beralih ke Fan Page, kemudian membuat beberapa web gratisan dengan banyak nama, demi menampung hasrat menulisku yang kadang naik-turun tak keruan. Read More

Hei! Di Mana Matamu!

Hari kian terik saat Ojek Online (Ojol) yang kupesan baru muncul sejak 20 menit yang lalu mengkonfirmasi lokasi penjemputan melalui fitur chat aplikasi. Dengan sigap sang supir menyodorkan Helm hijau itu, sambil meminta maaf sudah menunggu lama, sebab ada perbaikan jalan yang mengharuskan semua kendaraan bermotor mengambil jalur memutar. Read More

Sok Bebas, Tahunya Terkurung!

Sejak perjalanan Medan-Tebing Tinggi sudah bisa dilewati menggunakan tol, Top Up e-tol adalah agenda wajib jika kami sekeluarga akan berangkat ke kampung halaman. Membawa 7 anggota keluarga dengan berbagai kebiasaan dan tingkah laku masing – masing, ditambah berbagai barang bawaan yang seakan hendak berangkat perang, penting memastikan kegiatan ‘mampir’ di suatu tempat haruslah merangkap semua kewajiban.   Read More

LOST IN THE USA: Hanya Hilang, Bukan Tidak Ada

Kedua orang tuaku pernah memberikan sebuah kejutan hebat padaku, sebuah tiket pesawat ke Ibukota. Belum setahun aku mencicipi Sekolah Menengah Pertama, ketika orang tuaku bilang aku akan pergi berpetualang sendirian, hanya bersama selembar tiket dan sebuah koper. Perasaan luar biasa itu menggebu dalam jiwaku. Bak seekor Elang kecil yang diizinkan bebas mengudara melibas angin, penerbangan itu adalah penerbangan paling berkesan dalam hidupku. Read More