Let’s Write With The Nature Program, Mewujudkan Cinta Antara Manusia Dan Alam

Tentu menjadi rasa syukur dan kebanggaan bagiku untuk mempersembahkan ide dan karya terbaik bagi Negara. Tidak ada satupun bentuk rasa terima kasih yang terbaik melebihi semangat untuk mengharumkan nama Tanah Air, tempat dimana kita lahir dan mengarungi kehidupan yang berarti.

JSAN (Jaringan Sekolah Alam Nusantara) Alhamdulillah telah membuka kesempatan padaku untuk melakukan sesuatu yang hebat bagi Indonesia, pada Konferensi kepemudaan Internasional tahunan, CEI (Caretakers of the Environment International).

Merupakan sebuah Organisasi Dunia yang bergerak dibidang Lingkungan (Environment), Pendidikan (Education), dan Pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development), CEI selama 32 tahun telah memberikan pengalaman kepada 250 anak muda dari 40 Negara untuk menunjukkan Project Ilmiah terbaik mereka di depan dunia.

Setelah tahun lalu terpilih menjadi Delegasi Indonesia untuk CEI 2017 di Oregon, USA. Pada tahun 2018 ini CEI akan mengadakan Konferensinya di Benua Biru, tepatnya di Kota Judenburg, Austria. Dan untuk kedua kalinya, aku terpilih menjadi bagian dari tim Delegasi Indonesia.

Nah, kali ini aku akan berbagi kepada teman – teman, apa sih Project Ilmiahku pada Konferensi CEI 2018?

***

Let’s Write With The Nature Program (Summary Project)

An Innovative Program to Improve Environmental and Ecological Awareness of the Peope in Young Age

Kerusakan lingkungan adalah salah satu ancaman dunia yang secara resmi diperingatkan oleh High Level Threate Panel dari PBB. Berdasarkan riset, deteriorasi lingkungan ini diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang sangat luar biasa di abad ini.

Menurut Marshall McLuhan, salah satu Ilmuwan Informatika di University of Toronto, perkembangan atau penemuan teknologi itulah yang telah mengubah cara berpikir, perilaku, dan budaya pada manusia. Salah satu teknologi yang telah berhasil melakukannya sebut saja adalah Internet.

Dampak buruk yang diciptakan oleh internet adalah fenomena Hoax (Fake News). Hoax mampu menggiring fikiran manusia serta menumbuhkan perilaku tidak sadar, tidak terkontrol, dan tidak fokus pada manusia. Fenomena ini sangat berpengaruh kepada Generasi Muda, karena mereka adalah pengguna internet paling banyak di dunia.

Jika mereka terpengaruh oleh teknologi ini, mereka akan semakin tidak peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan, serta mereka tidak akan pernah tahu makna sebenarnya dari Alam bagi dunia dan diri mereka sendiri.

‘Let’s Write With The Nature.’

Merupakan program pelatihan yang telah memfasilitasi dan mengarahkan anak muda berusia 13 – 18 tahun untuk menjadi pemimpin masa depan, melalui tulisan untuk melestarikan alam dengan kegiatan bereksplorasi.

Berdasarkan banyak referensi dari banyak Buku tentang Kepemipinan, Psikologi, dan Pendidikan. Serta ditegaskan lagi oleh para Ilmuwan dan pakar yang menggeluti bidang – bidang tersebut.

Akhirnya aku dan tim dari SAMERA memetakan 3 konsep sederhana yang menjadi poin fundamental dari Program ini; Exploration, Write it down, and Deliver it.

 ‘Exploration’ adalah aktivitas bereksplorasi yang memanfaatkan Alam sebagai wadahnya, dengan menggunakan seluruh indera dan ketajaman dalam mengamati, ini dapat memunculkan inspirasi dan kepedulian.

‘Write it down’ adalah menulis apa yang telah dieksplorasikan oleh keseluruh indera dalam bentuk tulisan yang ekspresif dan bebas. Aktivitas ini tentu melatih daya kreativitas, imaginasi, dan berfikir visioner.

‘Deliver it’. Setelah bereksplorasi dan menuliskannya, langkah yang tak kalah penting adalah menyampaikannya kepada orang lain, apa yang mereka rasakan, fikirkan, dan harapkan. Aktivitas inilah yang mampu membangun karakter komunikatif, solutif, dan rasa tanggung jawab.

Indikasi keberhasilan dari Program ini adalah para koresponden mendapatkan karakter pemimpin masa depan dan kesadaran akan pentingnya mencintai, menjaga, dan menghormati alam sebagai sumber inspirasi tanpa batas.

Program seperti ini telah aku dan tim SAMERA laksanakan di beberapa Komunitas dan Instansi Pendidikan. Kami berharap konsep Program ini bisa dikembangkan lagi, baik itu oleh Perusahaan sebagai pengembangan Sumber Daya Manusia, atau oleh pemerintah yang dapat menerapkan konsep ini sebagai Kurikulum berskala Nasional.

Program ini takkan pernah berhasil bila tanpa dukungan dan doa dari teman – teman. Ayo terus berkarya dan beri semangat kepada anak – anak Indonesia yang tengah berusaha keras mengharumkan nama Tanah Air!

Hidup Anak Muda Muslim Penjaga NKRI!