Lingkunganmu Adalah ‘DEWA’

Tahu gak? Lele punya kekuatan istimewa di ujung mulutnya, sebuah alat pertahanan diri mutakhir sekelas gadjet pelontar listrik yang biasa di buat manusia. Kau tahu apa itu?

Yap, ‘Patil’.

Selalu ada hiburan menyenangkan yang menghampiri kami SAMERA, tidak hanya punya sawah hijau nan luas, kami juga punya dua kolam ikan Lele yang kami bikin sendiri. Dengan modal cangkul, sekop, dan beko. Kami mengeruk tanah sekaligus membuat saluran air dari banyak titik mata air di sebelah deretan sawah, merancang sedimikan rupa agar kolam buatan kami anti surut dan longsor.

Setelah kolamnya jadi, kami membeli beberapa kilo Ikan Lele kecil dan memindahkannya ke dua kolam tersebut. Walaupun menggunakan tangan untuk mengambil puluhan Lele tersebut, ternyata tidak ada dari kami yang tersengat patil Lele. Berminggu – minggu kami merawat Lele – Lele tersebut, memberinya makan dua kali sehari berupa pellet ikan dan keong yang sudah kami pecahkan cangkangnya.

Saat waktu panen tiba, tepat sebelum Ujian Nasional dimulai, kami semua turun ke Kolam. Menguras air sekaligus memanen Lele – Lele itu dengan suka cita. Akantetapi, ada sesuatu yang berbeda. Tidak cuma Lele – Lele itu yang bertambah besar ukurannya, atau kelincahan mereka  meningkat luar biasa, tapi sengatan ‘Patil’ mereka begitu menyakitkan. Sampai akhirnya kami memutuskan hanya anak SM (Sekolah Menengah) yang memanen Lele – Lele tersebut dengan bantuan jaring.

Belakangan kami menemukan sebuah fakta Biologi: Bahwa seekor Lele akan menjadi lebih ganas dan sengatan ‘Patil’-nya akan lebih kuat jika dia di letakkan di habitat alaminya. Termasuk kolam yang kami buat.

***

Seekor Lele berhasil membuatku dan teman – teman takjub.

‘Lingkungan adalah Dewa’, begitulah ungkapan konotasi yang bisa kukatakan. Karena lingkungan sekitarmu bisa membuat dirimu menjadi apa saja, seolah memiliki kesaktian Dewa seperti dalam legenda.

Lingkungan nyatanya selalu menentukan masa depan seseorang. Detik ini kau bermimpi menjadi pengusaha. Kelak bukan tak mungkin kau adalah orang bermental pengeluh, jika masih berada diantara sekelompok manusia tukang protes.

Hidup ini penuh ketidak pastian, namun bukan berarti kau tak dapat merencanakannya. Pilihlah lingkungan yang sesuai dengan mimpimu, seleksilah teman – temanmu, jangan mengikuti orang – orang berakal pendek, atau bermental pengeluh.

Bergabunglah dengan orang – orang cerdas, berpikiran luas, dan penuh semangat.  Kelak kita akan tahu, orang – orang itulah yang akan menghindarkan kita dari kegalauan, menunjukkan kita dunia luas yang penuh harapan, dan mengantarkan kita menuju keberhasilan.

Percayalah, mari sama – sama kita berjuang, kawan. Belajar dari anugerah yang diberikan Allah pada seekor Lele, menjadi kuat dengan berada di lingkungan yang hebat.

 

Hidup Anak Muda Muslim penjaga NKRI!

Comments are closed.