Kebebasan Mana Yang Mau Diperjuangkan? (Catatan di Balik Karantina)

Patut “Liberty” yang diangkat sebagai simbol “Kebebasan” di negeri Paman Sam

Oleh: Azzam Habibullah (Mahasiswa At-Taqwa College Depok) — DI AWAL Maret lalu, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan berita tentang dua orang WNI yang positif terinfeksi virus Covid-19 (Corona). Merespon situasi ini, Pemerintah segera mengumumkan keadaan darurat, lantas menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar, dan tetap berada di rumah masing-masing. Sudah kurang lebih sebulan masyakat Indonesia menjalani perintah ini. Walaupun pada awalnya situasi ini seakan menjadi ‘liburan’ yang menyenangkan, terutama bagi anak muda. Namun semakin ke sini, di samping rentetan tugas dan kewajiban yang mesti dilakukan, sebagian orang sadar ternyata ‘liburan tak terduga’ ini tetap tidak sebebas yang mereka bayangkan. Karena arti ‘bebas’ kini juga sering disalahartikan dan cenderung membingungkan. Read More

Engkau Adalah Kebebasan Yang Menghidupkan

Dia Sinabung
Oleh: Nuraini Br Tarigan

Ini Kisahku tentang Dia

Dia yang bernama, Gunung Sinabung.

              Penderitaan telah menyelimuti hati Rakyat

              Cerita dan canda kini telah berubah bermuram durja

              Dia Sinabung terus menyemburkan kepulan awan dan abu

              Menyemburkan air panas

              Membakar, menghanguskan.

             Dia bilang ini tanda penderitaan, tapi dia tak mau menghentikannya

Apa yang terjadi setelah ini?

Ketika telah hancur dan terbenam nyawa saudara kami di Tanah Karo ini.

Apakah Dia akan segera berakhir?

Tolong katakan kami harus bagaimana lagi?

            Cukuplah sampai disini.

            Walau duka telah lama datang, atau mungkin kebahagiaan telah pudar.

            Dia Sinabung harus tetap tersenyum

            Demi tanah ini, demi kami, demi masa depan kami.

Desa Tigandreket, 26 Mei 2017

*** Read More