Majapahitisasi atau Islamisasi Nusantara?

Oleh: Azzam Habibullah (Mahasiswa At-Taqwa College Depok) — Benturan wacana antara keislaman dan keindonesiaan tengah mewarnai wajah politik-sosial bangsa akhir-akhir ini. Perseteruan dua kutub ekstrim: kubu Islam dan kubu nasionalis, seringkali membuat masyarakat bingung, apakah ingin mendukung pendirian sistem Khilafah seperti yang digaungkan oleh kubu Islam ekstrim, atau tetap teguh kepada narasi kebangsaan dan keberagaman yang digelorakan kubu nasionalis. Read More

Menjadi Api

API.

Adalah unsur alamiah pertama yang benar – benar mengubah hidup manusia. Ribuan tahun umat manusia memanfaatkannya untuk berbagai hal, merubahnya menjadi energi, hingga menempatkannya sebagai penghancur yang mengerikan.

Api bukanlah sesuatu yang sembarangan: Ia tak tersentuh, namun tetap mampu menyala, berkobar, dan menyinari segala yang ada. Kadang dapat terkendali, namun juga tak terhitung berapa kali ia pernah memberontak.

Api bukanlah sesuatu yang sembarangan: Tanpa banyak bersuara, tanpa izin kepada sang manusia. Gedung pencakar langit sekalipun mampu dibuat hitam nan rapuh, dalam sekejap. Juga Rumah semewah apapun dapat gosong dan rata oleh tanah, dalam beberapa kedipan mata.

Api bukanlah sesuatu yang sembarangan. Sungguh, ciptaan tuhan yang menawan dan menarik. Maukah kau menjadi Api?

Kita tahu, jutaan masalah tengah menghampiri tanah air ini. Ada gelombang kehancuran yang mengintai, bersembunyi dibalik dinding – dinding pemerintahanan, tengah bersantai ria sembari menunggu aba – aba dari para pengkhianat negara untuk meluluhlantakkan Republik ini. Read More