Antara Al-Farabi dan Kenegaraan

Oleh: Azzam Habibullah (Mahasiswa At-Taqwa College Depok) — Dalam satu pertemuan kelas Filsafat At-Taqwa College Depok, Ustadz Adnin Armas – Dosen Filsafat Islam – pernah mengatakan bahwa kemasyhuran gagasan dan nama besar para filosof tidak lepas dari hubungannya dengan para penguasa. Maka dari itu, ketika mengkaji seorang tokoh filosof, adalah hal penting untuk menyertakan elemen sosial dan politik di dalamnya, karena boleh jadi corak dan konteks pemikiran sang filosof itu dibentuk oleh dinamika sosial dan politik pada zamannya. Salah satu tokoh intelektual Muslim yang menarik untuk dikaji adalah Al-Farabi (870-950 M)[1]. Read More